Setiap hari dipenuhi dengan berbagai tugas dan rencana. Di tengah rutinitas tersebut, jeda singkat menjadi cara sederhana untuk memberi ruang pada pikiran agar terasa lebih teratur. Ketika kita berhenti sebentar, pikiran memiliki kesempatan untuk merapikan alur hari tanpa terburu-buru mengejar aktivitas berikutnya.
Jeda singkat dapat dilakukan kapan saja: misalnya di pagi hari sebelum memulai pekerjaan, atau di sore hari ketika suasana mulai terasa padat. Kita dapat memutar musik pelan, merapikan buku di meja, atau hanya merasakan udara segar sebentar. Kegiatan ringan seperti ini memberi rasa tenang tanpa harus melakukan sesuatu yang rumit.
Melalui kebiasaan berhenti sejenak, rutinitas terasa lebih manusiawi. Pikiran terasa lebih damai, dan kita dapat kembali bekerja dengan perasaan yang lebih jernih. Tidak ada tujuan besar—cukup memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan momen sederhana yang menyenangkan.
